Selasa, 08 Januari 2013

Mitos yang Salah tentang Diet 

dan Diet Bisa Dibuat Sederhana


selama ini banyak orang yang memiliki anggapan yang salah tentang diet, orang-orang beranggapan bahwa diet adalah sebuah cara cepat untuk menguruskan badan.
memang betul sebagian ahli gizi ataupun terapis nutrisi akan menganjurkan anda untuk mengurangi asupan makanan begitu anda berencana untuk menurunkan berat badan.  namun sejatinya diet merupakan pola makan seseorang yang dianjurkan sesuai dengan masalah kesehatan ataupun anjuran diet yang diterimanya sesuai kondisi kesehatannya.
seperti diet rendah garam untuk pasien penderita penyakit jantung, kadar natrium tinggi yang terkandung dalam garam akan memberikan dampak buruk bagi tubuh penderita penyakit jantung.  sehingga untuk pasien tersebut asupan garamnya dikurangi. dan pasien itupun menjalani diet rendah garam.
begitu juga untuk pasien penderita Diabetes (penyakit gula). orang yang terkena diabetes atau orang yang memiliki kadar gula darah lebih dari 200 mg/dl, maka orang tersebut harus membatasi asupan gula.  yang terkandung besar di dalam karbohidrat dan lemak.  di satu sisi tubuh membutuhkan karbohidrat sebagai sumber energi, maka dari itu terapis ataupun ahli gizi akan menganjurkan untuk mengganti sumber karbohidrat dengan sumber yang memiliki kadar serat cukup tinggi agar proses penyerapan karbohidrat lebih cepat.  
maka orang tersebut menjalani diet diabetes yaitu program pengurangan kadar gula darah.
singkatnya diet merupakan program pola nutrisi yang baik dan ideal bagi setiap individu, dalam hal ini tidak berarti orang yang melakukan diet identik dengan berat badan yang overweight/obesitas/sedikit agak gemuk.  orang kurus pun bisa melakukan diet dengan tujuan untuk menambah dan menaikan berat badan.

Mitos-mitos Diet
1. Tidak makan malam
Menghindari makan malam untuk menurunkan berat badan, adalah mitos yang kurang tepat. Berat badan dipengaruhi oleh kalori total yang diasup dikurangi kalori yang dikeluarkan dalam sehari (berat badan = kalori total yang diasup - kalori yang dikeluarkan). Jika makan malam dihilangkan, kemudian menggantinya dengan makanan kecil untuk menahan lapar, dan makanan kecil yang dimakan untuk mengganti makan malam tadi mengandung kalori tinggi, maka berat badan tetap tidak akan turun. Menghilangkan makan malam juga akan berakibat munculnya keluhan tubuh tidak nyaman, lapar, atau bahkan gangguan lambung (sakit mag).
Jika makan malam diganti dengan mengudap buah, menurut Luciana boleh-boleh saja, dengan catatan pada malam hari tidak melakukan aktivitas apa-apa. Prinsipnya, makan adalah menyuplai tubuh untuk metabolisme tubuh, mengganti sel yang rusak, aktivitas fisik, dan lainnya. "Kalau tidak ada suplai, ya tidak akan bisa beraktivitas karena kelaparan, yang akan dikompensasi tubuh dengan membentuk gula dari cadangan tubuh sendiri. Dampaknya, metabolisme terganggu, dan akan timbul keluhan tidak enak badan, bahkan bisa timbul sakit mag."
2. Tidak sarapan pagi bagus untuk diet
Salah. Tanpa sarapan, gula darah akan bisa turun. Kadar gula yang rendah akibatnya konsentrasi terganggu, lemas, mudah marah dan sebagainya. Sehingga bagi orang yang bekerja jadi tidak efektif. Biasanya, dengan tidak sarapan rasa lapar diatasi dengan makanan kecil, yang seringkali karena bentuknya kering dan ringan, ternyata kalorinya banyak. Akibatnya, tujuan malah tidak tercapai juga, BB bisa-bisa naik. Kecenderungan lain adalah, karena pagi tidak sarapan, sehingga siang hari kelaparan dan makan jadi banyak. Jadinya tidak efektif juga. Metabolisme tubuh yang normal tidak bisa menerima pola makan yang tidak teratur.
3. Minum air putih dan air es akan membuat tubuh melar
Ini juga mitos yang salah kaprah. Air putih tidak mengandung kalori, jadi tidak akan menyebabkan gemuk. Air es memang akan membuat penyerapan makanan jadi lebih baik, tetapi air putih sendiri tidak memberikan sumbangan kalori. Sehingga seberapa banyak minum air putih tidak akan meningkatkan timbunan lemak. Pada tubuh yang normal, konsumsi air yang sangat banyak akan dikeluarkan oleh tubuh melalui kencing, sehingga kandungan air di tubuh tetap dalam bataas normal.
4. Air jeruk nipis cespleng menurunkan berat badan
Mitos yang juga tak benar. Malah, yang terjadi, biasanya kita meminum es jeruk dengan ditambah gula banyak-banyak supaya manis, karena jeruknya sangat asam. Akibatnya, lemak makin menumpuk. Boro-boro berat badan turun, yang terjadi malah bisa sebaliknya.

sebagian orang berpikir bahwa memiliki tubuh kurus adalah impian dan sesuatu yang baik.  padahal ketika berat badan semakin kurus maka akan lebih rentan terhadap penyakit.  dikarena semua organ tubuh mengalami penurunan fungsi, termasuk sistem imun yang menjadi prajurit paling depan tubuh terhadap gempuran penyakit, virus, bakteri dan semua kuman penyebab penyakit.
sebaiknya, semua orang mencapai berat badan ideal nya.  bukan bentuk paling kurus yang dimilikinya.  lakukan diet secara bertahap dan tidak tiba-tiba karena akan menimbulkan dampak yang tidak baik bagi tubuh.
berikut saya berikan tips untuk melakukan pencapaian berat badan ideal secara mudah dan bertahap:
  1. minum 2 gelas air putih sebelum makan, air putih dapat memberikan perasaan kenyang dan dan menjadikan pelumas bagi usus sehingga proses pencernaanpun berjalan dengan lancar.  minum air putih sebelum anda mengambil nasi ke dalam piring, sehingga perasaan kenyangpun tergambar dengan baik.
  2. lakukan olah raga ringan minimal 2 jam dalam seminggu, sehingga mampu menciptakan metabolisme yang baik.  dan tidak terjadi penimbunan lemak.
  3. gunakan waktu tidur yang baik dan teratur, rata-rata orang dewasa membutuhkan waktu untuk beristirahat selama 7-8 jam perhari.  banyak orang menyepelekan masalah tidur, padahal normalnya tubuh sangat membutuhkan untuk beristirahat.


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar